Letter
Letter from Sultan Abu Nashar Abdul Qahar to the King of England, Charles II, 1682
- Title
- eng Letter from Sultan Abu Nashar Abdul Qahar to the King of England, Charles II, 1682
- ind Surat Sultan Abu Nashar Abdul Qahar kepada Raja Inggris, Charles II, 1682
- Contributor
- Charles II (King of England - Recipient / Charles Seken / King Charles)
- Kiai Ngabehi Nala Wipraya (Banten Ambassador)
- Kiai Ngabehi Abdul Jaya Sedana (Banten Ambassador)
- Captain Mur / Mur-mutawalli (English officer in Surosowan)
- Identifier
- PRO CO 77/14, f.111 (Public Record Office, London)
- Place
- Banten, Indonesia
- Format
- Oriental paper / Persian imported wallpaper (Greenish-gold floral pattern wallpaper / kertas dinding)
- Extent
- 53.5 x 24 cm (Text size: 28 x 20 cm, 34 lines per page)
- Description
- eng A credential/introductory letter written in 1682 from Sultan Abu Nashar Abdul Qahar (Sultan Haji) of Surosowan, Banten, to King Charles II of England. The letter introduces two Bantenese envoys, Kiai Ngabehi Nala Wipraya and Kiai Ngabehi Abdul Jaya Sedana, sent to England to deliver secret communications and convey Banten's intent to purchase weapons, including 4,000 matchlock firearms and 5,000 cannonballs. As a token of friendship, the Sultan presents 1,757 diamonds weighing a total of 1,088 qirat (carats). The letter also reports the mental instability of Captain Mur, the English officer stationed in Surosowan, making him unfit for leadership. Written in black ink using Arabic script in the Arabic language on greenish-gold floral Persian/oriental wallpaper. Features two seals on the front: an oval British Royal seal inscribed Her Majestyis State Paper Office and a red wax circular seal in Javanese script reading ini alamat surat Sulṭān Abū Naṣr 'Abd al-Qahhār. The verso contains the envelope text in 3 lines of Arabic addressing King Charles II and three small red wax seals bearing the Sultan's name.
- ind Surat pengantar bertanggal 1682 dari Sultan Banten, Sultan Abu Nashar Abdul Qahar (Sultan Haji), kepada Raja Inggris Charles II. Isinya memperkenalkan dua orang utusan Banten, Kiai Ngabehi Nala Wipraya dan Kiai Ngabehi Abdul Jaya Sedana, yang dikirim ke Inggris untuk menyampaikan pesan rahasia serta menyatakan niat Banten untuk membeli senjata berupa 4.000 pucuk senapan dan 5.000 butir peluru meriam. Sebagai tanda persahabatan, Sultan menghadiahi 1.757 butir permata dengan berat keseluruhan 1.088 qirat (karat). Surat ini juga melaporkan keadaan Kapiten Mur (petugas Inggris di Surosowan) yang mengalami gangguan akal sehingga tidak layak memimpin. Teks ditulis dengan tinta hitam dalam huruf Arab berbahasa Arab di atas kertas dinding (wallpaper) impor bergaya Oriental/Parsi berwarna hijau keemasan bermotif bunga. Memiliki stempel oval kerajaan Inggris bertuliskan Her Majestyis State Paper Office dan stempel lilin merah berhuruf Jawa ini alamat surat Sulṭān Abū Naṣr 'Abd al-Qahhār di bagian depan. Pada bagian verso terdapat gambar sampul surat berisikan teks alamat dalam huruf Arab 3 baris dan tiga stempel lilin merah kecil berisikan nama Sultan.
- Provenance
- Public Record Office, London (Record number: PRO CO 77/14, f.111).
- Subject
- Diplomatic letter
- Banten Sultanate
- Sultan Abu Nashar Abdul Qahar
- Sultan Haji
- Surosowan
- Charles II
- Anglo-Banten relations
- Diplomatic envoys
- Kiai Ngabehi Nala Wipraya
- Kiai Ngabehi Abdul Jaya Sedana
- Arms trade
- Diamonds
- Persian wallpaper
- Arabic script
- Bibliographic Citation
- Pudjiastuti, T. (2007). Perang, dagang, persahabatan: surat-surat Sultan Banten. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, pp. 59-68.