Letter
Letter from Sultan Abul Fath Abdul Fattah, Sultan Tirtayasa to the King of England, Charles II, 1682
- Title
- eng Letter from Sultan Abul Fath Abdul Fattah, Sultan Tirtayasa to the King of England, Charles II, 1682
- ind Surat Sultan Abul Fath Abdul Fattah, Sultan Tirtayasa kepada Raja Inggris, Charles II, 1682
- Contributor
- Charles II (King of England - Recipient / King Charles seken)
- Captain Wudkat / Woodcoat (English captain)
- Abu an-Nasr / Sultan Haji (Son of Sultan Tirtayasa)
- Pangeran Yogya (Son of Sultan Tirtayasa / Governor of Surosowan port)
- Captain Tomas (Ship captain of Eskimo Afrikan)
- Identifier
- PRO CO 77/14, f. 112 (Public Record Office, London)
- Language
- ArabicSee all items with this value
- Format
- European paper (Thick and smooth European paper)
- Extent
- 43.5 x 28.5 cm (Text size: 25.5 x 25 cm, 16 lines per page)
- Description
- eng A letter written on Monday, 13 Rabiulawal 1093 H (22 March 1682) from Sultan Abul Fath Abdul Fattah (Sultan Ageng Tirtayasa) of Banten to King Charles II of England. The letter recounts the internal conflict between Sultan Tirtayasa and his rebellious son, Abu an-Nasr (Sultan Haji). After Sultan Tirtayasa defeated his son, the Dutch (Walanda) intervened by sending 14 warships to assist Abu an-Nasr and attack Surosowan. Invoking the long-standing defense agreement between Banten and England against Dutch aggression, Sultan Tirtayasa urgently requests military assistance from England to defeat the Dutch. If victorious, Sultan Tirtayasa promises to grant Batavia/Jakarta to England. Delivered via Captain Thomas aboard the ship Eskimo Afrikan. Written in black ink using vocalized Arabic script in Arabic. Features a two-line Arabic heading reading Bismillāh ar-raḥmān ar-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabb al-'ālamīn... and an oval British Royal seal inscribed Her Majestys State Paper Office on the upper left margin.
- ind Surat yang ditulis pada hari Senin, tanggal 13 Rabiulawal 1093 H (22 Maret 1682) dari Sultan Abul Fath Abdul Fattah (Sultan Ageng Tirtayasa) dari Banten kepada Raja Inggris Charles II. Isinya menceritakan konflik internal antara Sultan Tirtayasa dengan putranya, Abu an-Nasr (Sultan Haji), yang menentangnya. Setelah Sultan Tirtayasa berhasil mengalahkannya, pihak Belanda (Walanda) campur tangan dengan mengirimkan 14 kapal perang untuk membantu Abu an-Nasr dan menyerang Surosowan. Mengacu pada perjanjian awal saling membantu antara Banten dan Inggris jika ada ancaman Belanda, Sultan Tirtayasa memohon bantuan militer dari Inggris untuk melawan Belanda. Sultan Tirtayasa berjanji akan menyerahkan Jakarta kepada Inggris apabila menang perang. Pembicaraan dan pengiriman surat ini dilakukan melalui pembawa surat yaitu Kapiten Thomas yang kapalnya bernama Eskimo Afrikan. Teks ditulis menggunakan tinta hitam dalam huruf Arab berharakat berbahasa Arab. Memiliki kepala surat berbahasa Arab 2 baris Bismillāh ar-raḥmān ar-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabb al-'ālamīn... dan stempel oval kerajaan Inggris bertuliskan Her Majestys State Paper Office di margin atas agak kiri.
- Provenance
- Public Record Office, London (Record number: PRO CO 77/14, f. 112).
- Subject
- Diplomatic letter
- Banten Sultanate
- Sultan Ageng Tirtayasa
- Sultan Abul Fath Abdul Fattah
- Sultan Haji
- Charles II
- Anglo-Banten military alliance
- Banten succession war
- Dutch intervention
- Surosowan
- Offer of Jakarta
- Arabic script
- Bibliographic Citation
- Pudjiastuti, T. (2007). Perang, dagang, persahabatan: surat-surat Sultan Banten. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, pp. 69-72.